Monday, December 30, 2013

Pergantian Tahun

31 Desember 2013, hari terakhir ditahun 2013. Ada banyak cerita terangkum hangat didalamnya, setiap orang pasti mempunyai ceritanya sendiri. Sedih, senang, bahagia, sengsara, suka, cinta, galau, semuanya campur aduk jadi satu. Hari ini, pasti banyak yang mempersiapkan hal-hal menyenangkan untuk menyambut tahun baru 2014, dan pastinya juga banyak oknum-oknum yang memanfaatkan malam pergantian tahun ini demi kepentingan mereka, dari perusahaan besar, sampai masyarakat kecil yang memanfaatkan kesempatan ini dengan berjualan terompet dipinggir-pinggir jalan. Kita tidak akan membahas dampak perekonomian dari pergantian tahun ini, tapi sisi lain darinya.
Pegantian tahun, disetiap pergantian tahun, banyak yang berhura-hura, seperti membeli kembang api, padahal kita tau sendiri berapa harga kembang api, menyalakan kembang api seperti sedang membakar uang, sedangkan masih banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan uang. Hura-hura tidak hanya terjadi dikota-kota besar, tapi juga dikota-kota kecil. Jika kita lihat, setelah hura-hura pergantian tahun itu terjadi, apa yang terjadi? Banyak tindak kriminal terjadi, lalu lintas padat tak tertandingi, narkoba dan minuman keras beredar dengan mudahnya, belum lagi sampah yang ditinggalkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab dan polisi kewalahan menangani itu semua.
Jika kita telusuri seluk-beluk negara ini, negara ini adalah negara dengan mayoritas muslim paling banyak didunia, dan jika kita lihat, islam tidak menyukai hal yang menghambur-hamburkan uang, hal yang menimbulkan mudharad didalamnya, terlebih tahun baru 2014 adalah tahun baru jahiliyah, bukan tahun baru islam. Jika kita memang ingin melakukan hal menyenangkan dalam pergantian tahun, terlebih lagi anak-anak muda, lakukanlah dengan hal yang lebih bermakna, misalnya dengan kumpul bersama keluarga atau teman-teman, niatkan untuk menyambung dan mengeratkan tali silaturahmi. Wallahua’lam bishowab..
Selamat Tahun Baru 